Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting, Dinkes Bungo Butuh Dukungan Masyarakat dan Semua Pihak

By Redaksi 12 Jun 2024, 06:45:03 WIBWARTA BUNGO

Gerakan  Serentak Intervensi Pencegahan Stunting, Dinkes Bungo Butuh Dukungan Masyarakat dan Semua Pihak

Keterangan Gambar :


Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting, Dinkes Bungo Butuh Dukungan Masyarakat dan Semua Pihak


Wartalintas.id.Muara Bungo -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bungo  mengajak seluruh dan lintas sektor untuk mendukung kegiatan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting tahun 2024 yang dilaksanakan di Hotel Amaris Muaraa Bungo.


Kegiatan ini dilaksanakan  berdasarkan Surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia  yang menginstruksikan pelaksanaan kegiatan pencegahan stunting di setiap daerah serta dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bungo Safruddin Dwi Apriyanto  sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting ( TPPS)

Program Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting ini membutuhkan dukungan dari perangkat daerah, Puskesmas hingga Posyandu dalam melakukan pencegahan stunting.

“Masing-masing tentunya memiliki peran dan tugas dalam mencegah stunting, sehingga gerakan serentak intervensi pencegahan stunting  perlu mendapat dukungan, dari semua pihak” ujar Kepala Dinkes Bungo, Safarudin Matondang, Selasa (11/06/2024).


Menurut Kadinkes, pada gerakan yang dimotori Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut  Tentunya dengan sinergi dari lintas sektor terkait di Kabupaten bungo.


“Kami siap menyukseskan gerakan ini bersama Puskesmas, Posyandu, dan perangkat daerah terkait agar upaya pencegahan stunting dapat optimal,” ujarnya Kadis.

Safarudin menambahkan, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, gerakan tersebut akan mencakup berbagai kegiatan seperti pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, dan intervensi yang berkelanjutan bagi seluruh ibu hamil, bayi di bawah lima tahun (Balita), dan calon pengantin (catin).

Melalui Posyandu, akan dilakukan penimbangan dan pengukuran untuk memantau status gizi balita, serta edukasi mengenai pencegahan stunting oleh tenaga kesehatan. Selain itu, jika hasil penimbangan menunjukkan risiko masalah gizi, akan dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi untuk penanganan lebih lanjut.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bungo, dengan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Edukasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan sejak dini, sehingga generasi di Kabupaten Bungo mendatang dapat tumbuh dengan optimal. warta.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook