Kisah Perjuangan KPM PKH Dusun Pasar Lubuk Landai, Tetap Panen saat Pandemi Covid-19 dan Suasana Idul Fitri

By Redaksi 29 Mei 2020, 13:22:14 WIBMenulis

Kisah Perjuangan KPM PKH Dusun Pasar Lubuk Landai, Tetap Panen saat Pandemi Covid-19 dan Suasana Idul Fitri

Keterangan Gambar : Foto-foto kegiatan panen bersama PKH Dusun Pasar Lubuk Landai, Rabu (27/5/2020) lalu



SDM PKH Kabupaten Bungo bertekad mewujudkan Kelompok Usaha Bersama Mandiri (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) yang maju, mandiri dan modren. Hal ini dibuktikan oleh Pendamping PKH Kecamatan Tanah Sepenggal Ariyanto, SAB bersama ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH warga Dusun (Desa,red) Pasar Lubuk Landai Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

KUBE PKH Mandiri Pasar Lubuk Landai terdiri dari 9 (sembilan) KPM PKH, yaitu Ibu Mardiah, Ibu Zakiah, Ibu Fatmawati, Ibu Napisah, Ibu Maryana, Ibu Herlina, Ibu Ramlah, Ibu Zahriah, Ibu Nurhayati. Kelompok ini telah membuktikan apa yang ditanam dapat menghasilkan, di mana para ibu-ibu KPM ini bisa panen padi ditengah pandemi Covid-19.

Panen padi dihadiri Koordinator PKH Bungo, APD (Operator PKH), Kadis TPHBUN Bungo beserta jajarannya dan Rio (Kepala Desa) Pasar Lubuk Landai beserta Pemerintah Dusun, Rabu (28/5/2020).

Dari hasil diskusi KPM PKH dengan Kadis TPHBUN Kabupaten Bungo, Muhammad Hasbi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap ibu-ibu KPM PKH Dusun Pasar Lubuk Landai, 

Di tengah merebaknya virus korona atau Covid-19 yang begitu masif dan dalam suasana Idul Fitri, tidak mengurangi semangat para ibu-ibu PKH turun ke sawah dan diharapkan kegiatan penanaman padi ini terus berlanjut.

Untuk kebutuhan benih, akan dibantu dari Dinas TPHBUN melalui PPL dan Ketua Kelompok Tani Dusun tersebut. Kadis TPHBun juga berjanji akan memberi bantuan kawat untuk pagar lahan sesuai permintaan ibu-ibu KPM, melihat pagar yang ada sekarang tali-tali pengikat pagar diikat dengan sisa potongan kain yang diminta pada tukang jahit.

Terakhir, Kadis TPHBUN juga menawarkan kepada ibu-ibu KUBE PKH Mandiri Dusun Pasar Lubuk Landai jika hasil panen mau dijual, pemerintah daerah siap untuk menampung (membeli) guna untuk memenuhi stok pangan daerah.

Cerita ibu-ibu KPM PKH dengan Koordinator Kabupaten, padi tersebut ditanam sekitar tiga (3) bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Februari 2020. Memanfaatkan lahan kosong milik orang lain dengan luas kurang lebih 1 ha. Kesepakatan dengan pemilik tanah adalah dengan sistem bagi hasil. Dibagi 3 bagian, yaitu 2 bagian untuk pengelola lahan dan 1 bagian untuk pemilik lahan. 

Dalam mengolah lahan tersebut, semua dikerjakan mandiri oleh ibu-ibu KPM tanpa bantuan atau tanpa sentuhan para bapak-bapak, yaitu mulai mencari kayu untuk pagar sekeliling, yang memakan waktu kurang lebih 1 bulan lamanya. Pada prosesnya, kayu-kayu tersebut dikumpulkan di hutan setelah ditebang dan esokan harinya mau dijemput, kayu-kayu tersebut sudah hilang diambil orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Tidak sampai disitu cerita miris perjuangan ibu-ibu hebat ini, di antaranya susah mencari benih diawal, mencari lahan yang bisa dipinjam untuk diolah, pagar yang sering dirusak orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Di balik cerita pilu tersebut, selaku Koordinator PKH tetap memberi motivasi serta dukungan terhap ibu-ibu KPM yang sangat luar biasa ini. Disamping itu, juga memberi edukasi Bansos PKH yang disalurkan Perbulan selama Pandemi Covid-19, KKS dipegang sendiri, E-Warong yang nakal segera laporkan dan segera tularkan kegiatan positif ini dengan KPM yang lainnya. 

InsyaAllah, ibu-ibu KPM dampingan Pak Ariyanto ini akan memperluas lahan tanam dan menambah jenis tanaman yang ditanam seperti jagung, cabai, kacang panjang, kacang hijau dll.

Terimakasih ibu-Ibu Hebat, teruslah menanam semoga target sebagai pemasok Beras Bansos Sembako ke E-warong khususnya untuk KPM Dusun Pasar Lubuk Landai akan terwujud.

Muara Bungo, 28-05-2020
Koordinator PKH Bungo
Harkam Tujantri, M.Kom



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook