Polres Bungo Adakan FGD, Pererat Kerukunan Dusun Candi dan Dusun Lubuk Landai

By Redaksi 19 Mei 2020, 19:18:50 WIBWARTA BUNGO

Polres Bungo Adakan FGD, Pererat Kerukunan Dusun Candi dan Dusun Lubuk Landai

Keterangan Gambar :


BUNGO, WARTALINTAS.ID - Polres Bungo mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di aula Mapolres Bungo, Selasa (19/5/2020)

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Apriyanto dan perwakilan Kodim 0416/Bute, Pengadilan Negeri Muara Bungo, Kejaksaan Negeri Bungo beserta  perwakilan dari Desa Candi dan Desa Lubuk Landai yang sempat konflik beberapa waktu lalu.

Adapun tujuan acara tersebut untuk mengembalikan dan mengikat kembali persaudaraan antara kedua dusun tersebut.

Kegiatan itu juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dan terpancing dengan hal-hal yang bersifat hoaks, terutama di media sosial.

Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji mengingatkan agar bersama-sama menjaga kondisivitas di wilayah masing-masing.

Polres Bungo juga sudah menangkap pelaku yang diduga membuat status di facebook yang menggunakan akun palsu yang mengakibatkan dua dusun tersebut ricuh.

"Kami juga sudah menyampaikan bahwa yang membuat status-status hoaks yang menantang kedua warga desa, baik itu Desa Candi dan Desa Lubuk Landai, sudah ditangkap," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memproses hukum yang bersangkutan dengan ancaman hukuman 12 tahun karena menimbulkan kerusuhan.

Kapolres juga menyampaikan, untuk menjaga kerukunan, agar masing-masing desa bisa menahan diri, dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa merugikan jiwa dan harta benda. 

"Mari kita jaga kegiatan-kegiatan di bulan Ramadan ini dengan kegiatan yang positif dan kegiatan yang bernilai ibadah. Dan juga mari kita jaga kesatuan dan persatuan, karena kita semua bersaudara," tuturnya.

Ia berharap kedua desa tersebut lebih damai dan lebih aman ke depannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bungo mengatakan, bahwa sebelumnya sudah ada peraturan yang telah ditetapkan di lembaga adat kabupaten bungo.

"Kemarin sudah ada ditetapkan kesepakatan bersama di sidang adat. Maka mari sama-sama kita memegang teguh apa yang telah disepakati di sidang adat kemarin," ungkapnya.

Apri menuturkan, jika suasana kondusif, nyaman, aman, dan tertib, maka semua pihak juga yang mendapatkan keuntungan. 

"Mudah-mudahan kita bisa menjalankan Idul Fitri dengan baik dan juga silahturrahmi juga terus kita tingkatkan," katanya.

Melalui acara itu dia berharap, semuanya bisa mematuhi dan mengikuti peraturan dan kesepakatan yang ada.

Selain itu, ke depan pihaknya juga akan terus berkoordinasi secara intensif dengan camat dan juga dengan datuk rio, serta meningkatkan kualitas komunikasi dengan para tokoh masyarakat.

Lebih lanjut dia mengimbau agar bisa lebih bijak dalam bermedsos, karena dengan ulah kejahilan bisa menyebabkan efek yang lebih besar.

"Intinya kita semua harus menjaga diri dan tidak mudah terpancing dengan informasi-informasi yang palsu," tutupnya.

(Wartalintas.id/Umar Kusuma)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook